![]() |
| Samsung Galaxy J8 vs J7+ sama-sama berkamera belakang ganda, namun desain berbeda. |
Hingga tahun 2018, J8 yaitu tipe tertinggi dari Samsung Galaxy J series, sedangkan J7+ merupakan salah satu pilihan terbaiknya varian J7. Dua smartphone ini sama-sama mengatakan kamera belakang ganda, namun ibarat yang terlihat pada gambar di atas, masing-masing seri ini beda bentuk desainnya.
Harga gres Samsung Galaxy J7+ di Indonesia sudah turun menjadi Rp 4.049.000 (update Juni 2018), sedangkan J8 belum dirilis.
Mungkin supaya sanggup dijual dengan harga yang ludang kecepeh terjangkau, maka resolusi layar yang J8 miliki tidaklah sebaik yang sebelumnya sudah Samsung tawarkan di J7+.
Tetapi kapasitas memori yang besar, desain bezel tipis yang cantik, layar yang luas, serta baterai berkapasitas besar memang mengakibatkan J8 jauh ludang kecepeh menarik daripada tiruana J series yang sudah Samsung Indonesia rilis.
Beberapa perbedaan antara Samsung Galaxy J8 vs J7+ sanggup kita lihat pada tabel memberikankut ini.
Terlihat pada tabel perbandingan di atas, bahwa masing-masing tipe ada keludang kecepehannya. J7+ Samsung tawarkan dengan bodi metal dan kaca, sedangkan J8 ditawarkan dengan material plastik (polikarbonat).
Spesifikasi Samsung Galaxy J8 walaupun mempunyai layar yang ludang kecepeh luas dengan desain yang kekinian, namun resolusinya tidak sebagus yang dimiliki J7+, kerapatan pikselnya tidak mencapai 300 ppi, jauh ludang kecepeh rendah keberat sebelah J7+ yang sudah mengatakan ludang kecepeh dari 400 ppi.
Lagipula, selain mempunyai resolusi yang ludang kecepeh baik dibandingkan J8, layarnya J7+ juga sudah ditidak ada yang kurangi dengan fitur always-on display yang keren.
Perbandingan kamera belakang menunjukkan, bahwa resolusi Galaxy J8 yaitu ludang kecepeh besar dibanding J7+, demikian juga dengan memori internalnya, sedangkan untuk penggunaan microSD, dia juga ludang kecepeh baik alasannya yaitu ada slot tersendiri, tidak ibarat J7+ yang harus mengorbankan SIM 2.
Kita tidak mengetahui rincian spek prosesor yang J7+ gunakan, sementara J8 memakai chipset Qualcomm SDM450 Snapdragon 450 dan GPU Adreno 506. Dan versi OS yang dijalankan J8 juga yang terbaru di tahun 2018.
Untuk baterai, dua model smartphone J series ini Samsung pasangkan dengan yang tanam, namun kapasitas yang J8 miliki yaitu ludang kecepeh besar 500 mAh daripada yang dipunyai J7+.
Dan di bawah ini kita akan melihat daftar spek yang sama antara 2 tipe ponsel ini.
Walaupun sama-sama berkamera depan dengan resolusi yang sama besar, yaitu 16 MP, namun kamera depannya J7+ tidak ada lampu LED flash, sedangkan J8 memilikinya sehingga bisa tetap mendapat foto selfie yang bagus, sekalipun berada di dikala yang kurang cahaya.
Selain 3 sensor yang terlihat dalam tabel di atas, J7+ juga mempunyai gyro dan compass.
Karena J8 sudah menerapkan desain yang baru, maka letak sensor sidik jarinya yaitu di bawah kamera belakangnya, sedangkan untuk J7+ tetap berada di tombol home fisiknya.
Referensi spek / gambar Samsung Galaxy J8 dan J7 Plus: GSMArena.
Demikianlah gosip mengenai perbandingan spesifikasi Samsung Galaxy J8 vs J7+ ini kami sampaikan. Terima kasih dan biar memberi manfaat.
Harga gres Samsung Galaxy J7+ di Indonesia sudah turun menjadi Rp 4.049.000 (update Juni 2018), sedangkan J8 belum dirilis.
Mungkin supaya sanggup dijual dengan harga yang ludang kecepeh terjangkau, maka resolusi layar yang J8 miliki tidaklah sebaik yang sebelumnya sudah Samsung tawarkan di J7+.
Tetapi kapasitas memori yang besar, desain bezel tipis yang cantik, layar yang luas, serta baterai berkapasitas besar memang mengakibatkan J8 jauh ludang kecepeh menarik daripada tiruana J series yang sudah Samsung Indonesia rilis.
Beberapa perbedaan antara Samsung Galaxy J8 vs J7+ sanggup kita lihat pada tabel memberikankut ini.
Perbedaan Samsung Galaxy J8 vs J7+
| Bodi | Plastik | Metal + kaca |
| Ukuran layar | 6.0 inch | 5.5 inch |
| Resolusi layar | 720 x 1480 pixels | 1080 x 1920 pixels |
| Kerapatan piksel | 274 ppi | 401 ppi |
| Always-on display | Tidak | Iya |
| Kamera belakang | Dual: 16 MP + 5 MP | Dual: 13 MP + 5 MP |
| Memori internal | 64 GB | 32 GB |
| Slot microSD | Dedikasi slot | Hybrid (pakai slot SIM 2) |
| Prosesor | Octa core 1.8 GHz | Octa core (4x2.4 GHz + 4x1.7 GHz) |
| OS Android | Oreo | Nougat |
| Baterai | Li-Ion 3500 mAh | Li-Ion 3000 mAh |
| LED flash kamera depan | Ya | Tidak |
Terlihat pada tabel perbandingan di atas, bahwa masing-masing tipe ada keludang kecepehannya. J7+ Samsung tawarkan dengan bodi metal dan kaca, sedangkan J8 ditawarkan dengan material plastik (polikarbonat).
Spesifikasi Samsung Galaxy J8 walaupun mempunyai layar yang ludang kecepeh luas dengan desain yang kekinian, namun resolusinya tidak sebagus yang dimiliki J7+, kerapatan pikselnya tidak mencapai 300 ppi, jauh ludang kecepeh rendah keberat sebelah J7+ yang sudah mengatakan ludang kecepeh dari 400 ppi.
Lagipula, selain mempunyai resolusi yang ludang kecepeh baik dibandingkan J8, layarnya J7+ juga sudah ditidak ada yang kurangi dengan fitur always-on display yang keren.
Perbandingan kamera belakang menunjukkan, bahwa resolusi Galaxy J8 yaitu ludang kecepeh besar dibanding J7+, demikian juga dengan memori internalnya, sedangkan untuk penggunaan microSD, dia juga ludang kecepeh baik alasannya yaitu ada slot tersendiri, tidak ibarat J7+ yang harus mengorbankan SIM 2.
Kita tidak mengetahui rincian spek prosesor yang J7+ gunakan, sementara J8 memakai chipset Qualcomm SDM450 Snapdragon 450 dan GPU Adreno 506. Dan versi OS yang dijalankan J8 juga yang terbaru di tahun 2018.
Untuk baterai, dua model smartphone J series ini Samsung pasangkan dengan yang tanam, namun kapasitas yang J8 miliki yaitu ludang kecepeh besar 500 mAh daripada yang dipunyai J7+.
Dan di bawah ini kita akan melihat daftar spek yang sama antara 2 tipe ponsel ini.
Walaupun sama-sama berkamera depan dengan resolusi yang sama besar, yaitu 16 MP, namun kamera depannya J7+ tidak ada lampu LED flash, sedangkan J8 memilikinya sehingga bisa tetap mendapat foto selfie yang bagus, sekalipun berada di dikala yang kurang cahaya.
Persamaan Samsung Galaxy J7+ dengan J8
| Jaringan | GSM / HSPA / LTE |
| Jenis layar | Super AMOLED |
| Kamera depan | 16 MP |
| Kapasitas RAM | 4 GB |
| Kapasitas microSD | Sampai 256 GB |
| FM radio | Ada |
| Sensor | Sidik jari, rotasi layar, proximity |
Selain 3 sensor yang terlihat dalam tabel di atas, J7+ juga mempunyai gyro dan compass.
Karena J8 sudah menerapkan desain yang baru, maka letak sensor sidik jarinya yaitu di bawah kamera belakangnya, sedangkan untuk J7+ tetap berada di tombol home fisiknya.
Referensi spek / gambar Samsung Galaxy J8 dan J7 Plus: GSMArena.
Demikianlah gosip mengenai perbandingan spesifikasi Samsung Galaxy J8 vs J7+ ini kami sampaikan. Terima kasih dan biar memberi manfaat.
Advertisement
